detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Penos Budai  ″sangat pantas untuk yg banyak uang, harga \'mahal\' mengandung arti: \"iphone utk kelas premium\" tdk perlu dipertanyakan fiturnya, tetapi.. ″
  • KONTRA Ridwan Fauzi  ″Buat gue dengan harga 7jtan terlalu mahal, mending galaxy note dong 6jtan tp lebih banyak kelebihannya daripada iphone 4s, secara galaxy note HH gue... ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 04/10/2006 16:25 WIB

'Speedy, Bayar Broadband dengan Kualitas Dial-Up'
Donny B.U. - detikinet


Telkom Speedy (dbu/inet)

Jakarta - Belum juga sempat mendiskon tarifnya, Speedy keburu keok. Pasalnya, akses Speedy kini tak lagi se-speedy yang digembar-gemborkan. Beberapa konsumen Speedy menyampaikan keluhannya langsung ke detikINET, Rabu (4/10/2006). Dalam tiga hari ini, kualitas kecepatan Speedy (seperti) sudah tak layak disebut broadband lagi," ujar Aji Djojo kesal. "Bahkan sudah seperti dial-up biasa!" keluhnya. Wajarlah Aji kesal, sebab tarif yang dikenakan padanya untuk berlangganan Speedy tergolong premium, yaitu Rp 700 ribu untuk jatah 2 GB. Tak layaklah tentunya untuk mendapatkan kualitas yang amburadul seperti yang dialaminya. Bahkan, menurutnya, sejak Senin kemaren layanan Speedy-nya sempat semaput, alias mati total hingga sore keesokan harinya. "Bayangkan, nunggu satu halaman detik ke download bisa sambil ngopi," ujarnya sembari terkekeh. Sengaja Dicekik? Pelanggan lain yang tak ingin disebutkan namanya, bahkan secara terang-terangan menyatakan curiga bahwa bandwidth Speedy sengaja dicekik. "Apa ada kaitannya dengan rencana penurunan tarif Speedy ya? Jadi bandwidth-nya dicekik duluan, biar Telkom tetap untung besar," ujar pelanggan yang tengah kecewa tersebut. Aji yang telah bertahun menggunakan Internet pun nyaris senada. "Ini kesannya kayak orang kehabisan bandwidth ya. Connect sih, tapi sering putus," tegasnya. Bagaimana nih Speedy? "Masak saya bayar Rp 700 ribu, dapatnya 2 GB plus ngomel!" tambah Aji tanpa bermaksud melucu tentunya. Pelanggan Speedy, apakah Anda mengalami hal yang sama seperti dikeluhkan oleh pembaca di atas? Sampaikan kepada kami melalui e-mail redaksi[at]detikinet.com detik ini juga! ( dbu / dbu )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel