detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Penos Budai  ″sangat pantas untuk yg banyak uang, harga \'mahal\' mengandung arti: \"iphone utk kelas premium\" tdk perlu dipertanyakan fiturnya, tetapi.. ″
  • KONTRA Ridwan Fauzi  ″Buat gue dengan harga 7jtan terlalu mahal, mending galaxy note dong 6jtan tp lebih banyak kelebihannya daripada iphone 4s, secara galaxy note HH gue... ″
28%   72% 

Selengkapnya


Kamis, 03/03/2005 10:33 WIB

PBB Waspadai Peredaran Narkotika di Internet
Ni Ketut Susrini - detikinet

Jakarta - Penjualan obat terlarang makin marak di internet. Aksi toko farmasi ilegal ini, memaksa PBB untuk berseru lantang demi menghentikannya. Pernyataan tersebut disampaikan badan pengawas narkotika PBB, seperti dikutip dari Internet Report, Kamis (3/3/2005). International Narcotics Control Board (INCB) menyampaikan laporan tahunan 2004 yang menyatakan bahwa miliaran dos narkotika telah terjual tiap tahunnya di internet. Internet telah menjadi jalur alternatif bagi peredaran narkotika, dimana setiap transaksi yang terjadi ditindaklanjuti dengan pengiriman barang melalui pos. "Internet benar-benar telah menggantikan jalur tradisional peredaran obat," kata presiden INCB, Hamid Ghodse. Seberapa cepat bisnis ini tumbuh di internet? Ghodse hanya menjelaskan, pertumbuhannya sangat pesat. Obat-obat yang dijual toko farmasi online ini, termasuk narkotika yang peredarannya diawasi secara internasional--disebut zat psychotropic. Zat ini mempengaruhi otak dan obat seperti ini 90 persen diantaranya beredar bebas tanpa resep, kata INCB. "Miliaran dos diantaranya adalah obat-obat dosis tinggi seperti oxycodone, yang setara dengan morphine. Ada juga fentanyl yang jauh lebih keras dibanding morphine. Semuanya tersedia di toko farmasi online ilegal, di internet," papar Ghodse. Mereka (para penjual obat di internet-red) mengaburkan batas antara obat-obatan biasa dan terlarang, dengan memberi resep yang sama seperti resep untuk konsumen produk suplemen misalnya. Aksi mereka juga bisa mengancam anak-anak, kata INCB. "Perdagangan obat secara ilegal di internet, diindikasikan sebagai salah satu sumber resep obat yang terlarang bagi anak-anak dan remaja. Ini terjadi di beberapa negara seperti Amerika Serikat," papar INCB pada laporannya. Para penyuplai ilegal memanfaatkan jalur perdagangan ini dengan memasok berbagai obat ke toko farmasi online. "Pemerintah dari berbagai negara harus bertindak lebih tegas untuk menghentikan mereka," seru Ghodse. ( nks )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel