Berita Terbaru
-
Rabu, 22/02/2012 15:08 WIB
'Bos Belia' Vendor Teknologi Menjamur di Silicon Valley -
Rabu, 22/02/2012 13:22 WIB
Bebas Sementara, Pendiri Megaupload Urus Istri Hamil -
Rabu, 22/02/2012 12:12 WIB
Pengguna Facebook Kian Sadar Privasi -
Rabu, 22/02/2012 11:14 WIB
Flickr Siap Pamerkan Desain Baru -
Rabu, 22/02/2012 10:46 WIB
Wah! Pria Ini Rela Dijepit Demi 1.000 Retweet -
Rabu, 22/02/2012 07:35 WIB
Ditipu Teman Kencan Online, Wanita Tekor Rp 271 Juta
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 22/02/2012 14:55 WIB
Erik Meijer Tinggalkan Bakrie Telecom?
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Penos Budai ″sangat pantas untuk yg banyak uang, harga \'mahal\' mengandung arti: \"iphone utk kelas premium\" tdk perlu dipertanyakan fiturnya, tetapi.. ″
- KONTRA Ridwan Fauzi ″Buat gue dengan harga 7jtan terlalu mahal, mending galaxy note dong 6jtan tp lebih banyak kelebihannya daripada iphone 4s, secara galaxy note HH gue... ″
28%
72%
Selengkapnya
Laporan dari Harvard
Pendidikan Kunci Pengentasan Kemiskinan Menggunakan ICT
Penulis: Onno W. Purbo - detikinet
Onno W. Purbo (dok. pribadi)

Strategi implementasi akan berbeda antara negara yang kaya, negara miskin, negara pro partai, negara yang pro rakyat.
Indonesia adalah salah satu contoh yang bisa menjalankan proses capacity building ICT yang swadaya masyarakat, mandiri, berbasis komunitas dan berupa gerakan masyarakat. Pendidikan secara informal, melalui mailing list, forum bahkan Facebook di internet.
Saya lihat negara lain seperti Costa Rica atau India lebih banyak merengek ke pemerintah/negara donor. Mereka lebih ke pendidikan secara formal, kalau di Indonesia lebih mengandalkan Diknas lah. Sepertinya tidak ada -- mungkin bisa di hitung pakai jari -- negara di dunia yang punya aktifis ICT seperti di Indonesia, kebanyakan negara lain banyak mengandalkan negara donor.
Kalau kita di Indonesia, rakyat cukup aktif untuk mencari solusi untuk diri sendiri. Jika ini bisa lebih dieksplorasi lagi tampaknya bisa lebih dahsyat lagi urusannya.
Dijadwalkan, saya ke Harvard USA untuk ICT4Poverty sampai 28 September 2009 atas undangan Michael Spence dan Amartya Sen. Keduanya kebetulan pemenang hadiah nobel untuk ekonomi.
Topik akan sekitar ICT Untuk Pengentasan kemiskinan. Pertemuan ini hanya dihadiri oleh belasan pemimpin di dunia IT yang kebanyakan berkecimpung di grass root. Insya Allah, akan hadir juga rekan saya Muhammad Yunus dari Bangladesh yang juga pemenang hadiah Nobel.
Terus terang, dunia banyak belajar dari aktifitas kita bangsa Indonesia bagaimana cara memandaikan masyarakat dan akhirnya mengentaskan kemiskinan secara swadaya masyarakat dan mandiri tanpa perlu dukungan Bank Dunia bahkan seringkali tanpa didukung pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut yang akan dilakukan di Faculty Club Harvard, Insya Allah hanya akan dihadiri oleh belasan pemikir dunia terutama untuk IT untuk berdiskusi apa yang dapat 'kita' lakukan untuk bangsa-bangsa di dunia dalam mengentaskan kemiskinan.
Pengalaman saya dalam pertemuan pertama di tahun 2004, kebanyakan cara berfikir orang 'barat' relatif naif di bidang kemiskinan karena mereka jarang sekali hidup sebagai orang miskin. Sementara kita di Indonesia justru terbiasa hidup susah tapi ternyata bisa survive dengan strategi pemberdayaan/memberdayakan masyarakat.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 22/02/2012 19:54
43 CP Terancam 'Putus' dari Operator - Rabu, 22/02/2012 15:57
Erik Meijer: Wong Londo yang Diperebutkan Industri Telko - Rabu, 22/02/2012 14:14
Erik Meijer Hijrah ke Axis? - Rabu, 22/02/2012 12:56
iPad 3 Lebih Tebal dari iPad 2? - Rabu, 22/02/2012 11:57
Samsung Resmikan Galaxy Mini 2 & Galaxy Ace 2
Komentar Terpopuler
- Selasa, 21/02/2012 15:30 WIB
RIM: Buat Apa Bangun Server BlackBerry di Indonesia? - Kamis, 16/02/2012 17:41 WIB
Membuat iPhone Jadi Gadget Tahan Banting - Kamis, 16/02/2012 14:47 WIB
iPhone 4S Laris, Indonesia Bisa 'Naik Kelas' di Mata Apple - Selasa, 21/02/2012 17:55 WIB
RIM: BlackBerry Masih Nomor 1 di Indonesia - Kamis, 16/02/2012 07:48 WIB
iPhone 4S Laris di Indonesia
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Keamanan LP Kerobokan Belum Pulih, TNI/Polri Tetap Siaga
- 2 Tewas di RSPAD, Polisi Selidiki Penyebab Bentrokan








Sending your message


---125x125.gif)
