Berita Terbaru
-
Rabu, 22/02/2012 19:26 WIB
3 Perusahaan CP Masuk Daftar Hitam -
Rabu, 22/02/2012 17:52 WIB
'Jam Sibuk' Jaringan Axis -
Rabu, 22/02/2012 16:43 WIB
BTel Tutup Mulut Soal Kabar Mundur Wadirut -
Rabu, 22/02/2012 16:23 WIB
Mengintip Pusat Pemantau Jaringan Axis -
Rabu, 22/02/2012 15:57 WIB
Erik Meijer: Wong Londo yang Diperebutkan Industri Telko -
Rabu, 22/02/2012 14:14 WIB
Erik Meijer Hijrah ke Axis?
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 22/02/2012 14:55 WIB
Erik Meijer Tinggalkan Bakrie Telecom?
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Penos Budai ″sangat pantas untuk yg banyak uang, harga \'mahal\' mengandung arti: \"iphone utk kelas premium\" tdk perlu dipertanyakan fiturnya, tetapi.. ″
- KONTRA Ridwan Fauzi ″Buat gue dengan harga 7jtan terlalu mahal, mending galaxy note dong 6jtan tp lebih banyak kelebihannya daripada iphone 4s, secara galaxy note HH gue... ″
28%
72%
Selengkapnya
2010, Lintasarta Bangun 120 Titik Wimax
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
ilustrasi (ist)

"Saat ini kami sudah memiliki 38 base station di 19 kota. Kami akan membangun 120 base station lagi untuk memperluas Wimax di 50 kota," kata Direktur Pengembangan Bisnis Lintasarta Yudi Rulanto, di gedung Lintasarta, Jakarta, Senin petang (5/4/2010).
Layanan Wimax tersebut telah diselenggarakan Lintasarta sejak September 2009 lalu. Perusahaan ini menyediakan akses jaringan layanannya hanya kepada segmen pelanggan korporat.
Adapun 19 kota yang telah dilayani anak perusahaan Indosat tersebut antara lain Ujung Pandang, Gorontalo, Makassar, Kupang, Surabaya, Jember, Malang, Semarang, Badung, Tasikmalaya, Purwakarta, Tegal, Padang, dan lainnya.
"Infrastruktur Wimax kami sudah memenuhi TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) yang diwajibkan pemerintah. Kami menggunakan infrastruktur milik vendor lokal TRG, Hariff DTE, dan LEN," kata Yudi.
Meski telah beroperasi sejak tahun lalu, namun pelanggan Wimax Lintasarta di pita 3,3 GHz diakui masih sedikit. Pelanggan korporatnya masih banyak yang ada di pita 3,5 GHz.
"Di 3,3 GHz kami baru punya 85 jaringan, sedangkan di 3,5 GHz kami sudah punya 3000 jaringan korporat. Kami memang belum terlalu menggiatkan yang di 3,3 GHz karena penggunaan frekuensi di 3,5 GHz masih boleh sampai 2011," kata Yudi.
Lintasarta sendiri diharuskan untuk pindah frekuensi dari 3,5 GHz ke 3,3 GHz karena permintaan pemerintah. Meski keberatan, anak usaha Indosat ini mengaku terpaksa menuruti.
"Secara legal, Agustus 2011 kami harusnya sudah pindah semua ke 3,3 GHz. Namun sayangnya modal investasi perangkat kami sudah banyak yang ditanam di 3,5 GHz. Capex kami sudah banyak di situ," sesal Yudi.
( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 22/02/2012 15:57
Erik Meijer: Wong Londo yang Diperebutkan Industri Telko - Rabu, 22/02/2012 14:14
Erik Meijer Hijrah ke Axis? - Rabu, 22/02/2012 12:56
iPad 3 Lebih Tebal dari iPad 2? - Rabu, 22/02/2012 13:58
Microsoft Office Hadir di iPad? - Selasa, 21/02/2012 15:30
RIM: Buat Apa Bangun Server BlackBerry di Indonesia?
Komentar Terpopuler
- Selasa, 21/02/2012 15:30 WIB
RIM: Buat Apa Bangun Server BlackBerry di Indonesia? - Kamis, 16/02/2012 17:41 WIB
Membuat iPhone Jadi Gadget Tahan Banting - Kamis, 16/02/2012 14:47 WIB
iPhone 4S Laris, Indonesia Bisa 'Naik Kelas' di Mata Apple - Selasa, 21/02/2012 17:55 WIB
RIM: BlackBerry Masih Nomor 1 di Indonesia - Kamis, 16/02/2012 07:48 WIB
iPhone 4S Laris di Indonesia
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- MPR: Jangan Anggap Enteng 2.000 Transaksi Mencurigakan Anggota DPR!
- 7 Pasangan Mesum Terjaring Razia Gabungan TNI-Polri di Depok








Sending your message


---125x125.gif)
