detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Penos Budai  ″sangat pantas untuk yg banyak uang, harga \'mahal\' mengandung arti: \"iphone utk kelas premium\" tdk perlu dipertanyakan fiturnya, tetapi.. ″
  • KONTRA Ridwan Fauzi  ″Buat gue dengan harga 7jtan terlalu mahal, mending galaxy note dong 6jtan tp lebih banyak kelebihannya daripada iphone 4s, secara galaxy note HH gue... ″
28%   72% 

Selengkapnya


Selasa, 06/04/2010 06:20 WIB

2010, Lintasarta Bangun 120 Titik Wimax
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


ilustrasi (ist)

Jakarta - PT Aplikanusa Lintasarta hingga akhir 2010 akan membangun lagi 120 base station untuk broadband wireless access (BWA) Wimax 16.d di pita frekuensi 3,3 GHz. Alokasi dana akan diambil dari belanja modal Rp 200 miliar tahun ini.

"Saat ini kami sudah memiliki 38 base station di 19 kota. Kami akan membangun 120 base station lagi untuk memperluas Wimax di 50 kota," kata Direktur Pengembangan Bisnis Lintasarta Yudi Rulanto, di gedung Lintasarta, Jakarta, Senin petang (5/4/2010).

Layanan Wimax tersebut telah diselenggarakan Lintasarta sejak September 2009 lalu. Perusahaan ini menyediakan akses jaringan layanannya hanya kepada segmen pelanggan korporat.

Adapun 19 kota yang telah dilayani anak perusahaan Indosat tersebut antara lain Ujung Pandang, Gorontalo, Makassar, Kupang, Surabaya, Jember, Malang, Semarang, Badung, Tasikmalaya, Purwakarta, Tegal, Padang, dan lainnya.

"Infrastruktur Wimax kami sudah memenuhi TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) yang diwajibkan pemerintah. Kami menggunakan infrastruktur milik vendor lokal TRG, Hariff DTE, dan LEN," kata Yudi.

Meski telah beroperasi sejak tahun lalu, namun pelanggan Wimax Lintasarta di pita 3,3 GHz diakui masih sedikit. Pelanggan korporatnya masih banyak yang ada di pita 3,5 GHz.

"Di 3,3 GHz kami baru punya 85 jaringan, sedangkan di 3,5 GHz kami sudah punya 3000 jaringan korporat. Kami memang belum terlalu menggiatkan yang di 3,3 GHz karena penggunaan frekuensi di 3,5 GHz masih boleh sampai 2011," kata Yudi.

Lintasarta sendiri diharuskan untuk pindah frekuensi dari 3,5 GHz ke 3,3 GHz karena permintaan pemerintah. Meski keberatan, anak usaha Indosat ini mengaku terpaksa menuruti.

"Secara legal, Agustus 2011 kami harusnya sudah pindah semua ke 3,3 GHz. Namun sayangnya modal investasi perangkat kami sudah banyak yang ditanam di 3,5 GHz. Capex kami sudah banyak di situ," sesal Yudi.


( rou / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel