detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Penos Budai  ″sangat pantas untuk yg banyak uang, harga \'mahal\' mengandung arti: \"iphone utk kelas premium\" tdk perlu dipertanyakan fiturnya, tetapi.. ″
  • KONTRA Ridwan Fauzi  ″Buat gue dengan harga 7jtan terlalu mahal, mending galaxy note dong 6jtan tp lebih banyak kelebihannya daripada iphone 4s, secara galaxy note HH gue... ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 05/05/2010 07:45 WIB

Warga Dunia Maya China Capai 400 Juta Jiwa
Rachmatunnisa - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Jumlah populasi online di China kini telah menembus angka 400 juta orang. Tak diragukan lagi, julukan sebagai negara dengan pengguna internet terbanyak di dunia pun layak disandangnya.

Kantor berita setempat, Xinhua, mengutip data yang dirilis pemerintah China yang menyebutkan bahwa populasi pengguna internet di negeri Tirai Bambu tersebut mencapai 404 juta orang.

Akhir tahun lalu saja, jumlah pengguna internet China mencapai 384 juta. Maka tak heran, hanya dalam beberapa bulan kemudian terjadi pertambahan pesat hingga jumlahnya hampir sepertiga dari populasi negara itu.

Dikutip detikINET dari Xinhua, Rabu (5/5/2010), data tersebut secara lengkap menjabarkan bahwa pengguna internet di ponsel tidak beranjak di angka 233 juta. Peningkatan pesat terjadi pada jumlah pengakses broadband yang kini mencapai hingga 346 juta orang.

Meledaknya angka populasi online di China telah mengubah internet menjadi sebuah forum bagi warganya untuk mengekspresikan ide dan opini mereka.

Namun kemudian, kekuatan internet dan populasi yang dibangunnya membuat pemerintah China khawatir, internet menjadi alat yang sangat potensial untuk menggalang aksi protes menentang kebijakan pemerintah.

Itu sebabnya, kemudian China memberlakukan sistem sensor internet yang sangat ketat, termasuk juga untuk menyaring konten berbau porno, kekerasan, dan SARA. Lantaran pemberlakuan sistem sensor yang ketat ini, China juga kemudian mendapat
julukan 'Great Firewall of China'. ( ash / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel