detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Penos Budai  ″sangat pantas untuk yg banyak uang, harga \'mahal\' mengandung arti: \"iphone utk kelas premium\" tdk perlu dipertanyakan fiturnya, tetapi.. ″
  • KONTRA Ridwan Fauzi  ″Buat gue dengan harga 7jtan terlalu mahal, mending galaxy note dong 6jtan tp lebih banyak kelebihannya daripada iphone 4s, secara galaxy note HH gue... ″
28%   72% 

Selengkapnya


Minggu, 13/06/2010 08:55 WIB

Game Indonesia Raih Penghargaan UNESCO
Wicak Hidayat - detikinet


Screenshot Go Go Recycle

Jakarta - Sebuah game buatan Indonesia meraih penghargaan dalam kompetisi yang didukung oleh organisasi internasional United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Satu lagi prestasi karya anak bangsa di kancah internasional. 

Kompetisi tersebut adalah Design 21, sebuah kompetisi yang menantang perancang dari berbagai bidang ilmu untuk mencari solusi terhadap masalah sosial dan global. Salah satu kompetisi Design 21 yang baru saja selesai digelar adalah Game Changer.

Dalam Game Changer, peserta harus membuat permainan yang mampu menciptakan perubahan di masyarakat dengan memperbaiki kehidupan atau menginspirasikan perilaku yang baru. Menurut GamePolitics, yang dikutip detikINET, Minggu (13/6/2010), ada 90 peserta dari 29 negara yang berpartisipasi.

Tim dari Indonesia meraih penghargaan sebagai Most Popular lewat game bertajuk 'Go Go Recylce'. Game ini dikembangkan oleh Fazri Aziz dengan dukungan dari Aang Rahmantyo dan Ari Mageta (art), Mecca Bayu (story board), Awan Gunawan (sound) serta komunitas Gardunity.

'Go Go Recycle' merupakan game mengenai sampah. Game sambil lalu (casual) ini mengajarkan kebiasaan untuk memilah-milah sampah sebelum membuangnya.

Sedangkan pemenang pertama kompetisi Game Changer itu adalah Danielle Pecora dari Amerika Serikat yang merancang sebuah bola bernama be-B: Braille Education Ball. Bola itu semacam teka-teki untuk mencocokkan alfabet latin dengan huruf Braille yang sekaligus bisa mengajarkan huruf Braille pada pemainnya.

Juara kedua diraih Elad Goldshmidt dari Israel lewat sebuah simulator kursi roda. Dalam game ini, pemain duduk di kursi roda untuk menggerakkan karakternya keluar dari sebuah jalan berliku.


( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel