Berita Terbaru
-
Rabu, 22/02/2012 15:08 WIB
'Bos Belia' Vendor Teknologi Menjamur di Silicon Valley -
Rabu, 22/02/2012 13:22 WIB
Bebas Sementara, Pendiri Megaupload Urus Istri Hamil -
Rabu, 22/02/2012 12:12 WIB
Pengguna Facebook Kian Sadar Privasi -
Rabu, 22/02/2012 11:14 WIB
Flickr Siap Pamerkan Desain Baru -
Rabu, 22/02/2012 10:46 WIB
Wah! Pria Ini Rela Dijepit Demi 1.000 Retweet -
Rabu, 22/02/2012 07:35 WIB
Ditipu Teman Kencan Online, Wanita Tekor Rp 271 Juta
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 22/02/2012 14:55 WIB
Erik Meijer Tinggalkan Bakrie Telecom?
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Penos Budai ″sangat pantas untuk yg banyak uang, harga \'mahal\' mengandung arti: \"iphone utk kelas premium\" tdk perlu dipertanyakan fiturnya, tetapi.. ″
- KONTRA Ridwan Fauzi ″Buat gue dengan harga 7jtan terlalu mahal, mending galaxy note dong 6jtan tp lebih banyak kelebihannya daripada iphone 4s, secara galaxy note HH gue... ″
28%
72%
Selengkapnya
Kolom FLOSS
Chromebook, Senjata Pemusnah Pembajakan Software?
Penulis: Ahmad Saiful Muhajir - detikinet
Logo Google Chrome (google)

Dalam laporan tersebut Indonesia disebut cukup berusaha menegakkan hukum namun masih belum mampu menangani kasus pembajakan. Selain Indonesia, negara lain yang masuk dalam daftar ini adalah Kanada, China, Rusia, Israel, India, Thailand dan beberapa negara lainnya.
Pembajakan di negeri ini juga mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2009 jumlah pembajakan program di PC sebesar 86%, maka tahun 2010 lalu angka ini naik menjadi 87%. Penelitian mengenai pembajakan ini sebagaimana dilaporkan oleh Business Software Alliance (BSA) yang bekerja sama dengan IDC dalam ‘Studi Pembajakan Software Global 2010.’
Menghadapi ini, sebenarnya pemerintah tidak tinggal diam. Salah satu wujud kepedulian pemerintah adalah seperti yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Konvensi Nasional Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam rangka peringatan Hari HKI Sedunia, 26 April 2011 lalu.
Dalam pidatonya Presiden meminta agar masyarakat menghormati dan memberikan perlindungan pada pemilik hak kekayaan intelektual agar kreativitas anak bangsa terus terpacu. Selain itu, Presiden juga meminta POLRI, Kejaksaan dan Kemenko Polhukam untuk bekerja sama memberantas pembajakan di tanah air.
Apakah itu saja cukup? Sayangnya tidak.
Razia, denda, atau bahkan mungkin penangkapan bukanlah senjata yang cukup ampuh untuk mengatasi pembajakan. Di manapun di belahan bumi ini, pemberantasan pembajakan hanya akan ampuh jika dilakukan dari sumbernya.

Google Chromebook
Salah satu hal yang cukup menjadi perhatian dalam acara Google I/O 2011 lalu adalah Chrome OS yang dijabarkan dengan lengkap dalam keynote pada hari kedua. Sebagaimana diketahui, Chrome OS adalah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan dengan wujud seperti browser Chrome. Chrome OS sendiri merupakan hasil dari proyek open source bernama Chromium OS.
Sifat Chrome OS adalah komputer berbasis awan (cloud) dimana komputer yang menjalankannya, disebut Chromebook, tidak memerlukan hard-drive berukuran besar karena instalasi program disimpan dalam internet.
Chromebook merupakan implementasi komputasi awan untuk perorangan dan instalasi program hanya dapat dilakukan dengan mengakses Webstore yang berisi daftar program.
Selama ini pembajakan software berkisar pada proses cracking software sehingga nantinya akan menghasilkan installer/program jadi berupa file yang dapat disebarkan dari satu komputer ke komputer lain menggunakan media penyimpanan. Ketika akhirnya dipasang, komputer dikelabui sehingga program ilegal ini dapat diinstal dan dijalankan layaknya program legal.
Model pembajakan seperti ini tidak dapat diterapkan dalam Chromebook karena adanya pusat program yaitu Webstore.
Program hasil crack yang dibuat dan disebarkan menggunakan media penyimpanan tidak akan dapat masuk ke dalam Webstore lantaran gagal di level approval sehingga tidak dapat diinstal dalam Chromebook. Karena tidak dapat diinstal inilah maka pembajakan software menjadi tidak berguna yang pada akhirnya akan mematikan industri pembajakan software untuk PC.

Komputasi Awan
Komputasi awan adalah teknologi menjanjikan yang sudah ada di depan mata. Masyarakat pun nampak antusias menyambut teknologi yang sebenarnya telah ada sejak lama dalam wujud lebih kecil, tak terkecuali masyarakat di Indonesia.
Dengan komputasi awan, komputer yang kita miliki pun hanya menjadi semacam piranti klien sederhana yang kita gunakan untuk mengakses kebutuhan yang berpusat di server. Dengan arsitektur seperti ini, pengguna hanya memiliki akses terbatas dan mau tak mau harus menyerahkan kepercayaan sepenuhnya pada pemegang server.
Hal inilah yang menjadikan komputasi awan menuai protes dari beberapa kalangan di antaranya adalah Richard Stallman, pendiri dan pemimpin Free Software Foundation (FSF). FSF adalah organisasi yang mengusung free software movement dimana salah satu misinya adalah menjadikan user memiliki kuasa penuh atas komputer pribadinya.
Dalam dunia komputasi awan, pengguna tidak memiliki akses penuh dan tidak tahu dengan lengkap akan komputer miliknya. Hal ini tentu dapat berdampak pada banyak hal seperti keamanan data, privacy, integrasi maupun ketahanan (reliability).
Manakah yang harus dipilih? Pemberantasan pembajakan menggunakan komputasi awan dengan Chromebook yang memiliki akses terbatas?
Atau menggunakan komputer konvensional dan tetap memiliki akses penuh terhadap komputer pribadi? Pilihan ada di tangan penggunanya.
![]() |
Tentang Penulis: Ahmad Saiful Muhajir adalah penggiat dan pemerhati Free Libre Open Source Software (FLOSS) yang sebelumnya aktif di Jawa Tengah Open Source Center. Ia dapat dihubungi di http://saifulmuhajir.me atau melalui Twitter di akun @saifulmuhajir. |
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 22/02/2012 15:57
Erik Meijer: Wong Londo yang Diperebutkan Industri Telko - Rabu, 22/02/2012 14:14
Erik Meijer Hijrah ke Axis? - Rabu, 22/02/2012 11:57
Samsung Resmikan Galaxy Mini 2 & Galaxy Ace 2 - Kamis, 16/02/2012 07:48
iPhone 4S Laris di Indonesia - Rabu, 22/02/2012 13:01
Erik Meijer Tinggalkan Bakrie Telecom?
Komentar Terpopuler
- Selasa, 21/02/2012 15:30 WIB
RIM: Buat Apa Bangun Server BlackBerry di Indonesia? - Kamis, 16/02/2012 17:41 WIB
Membuat iPhone Jadi Gadget Tahan Banting - Kamis, 16/02/2012 14:47 WIB
iPhone 4S Laris, Indonesia Bisa 'Naik Kelas' di Mata Apple - Selasa, 21/02/2012 17:55 WIB
RIM: BlackBerry Masih Nomor 1 di Indonesia - Kamis, 16/02/2012 07:48 WIB
iPhone 4S Laris di Indonesia
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Polisi Tunggu Situasi Tenang untuk Masuk LP Kerobokan
- LP Kerobokan Kembali Rusuh, 500 Pasukan TNI-Polri Berjaga









Sending your message


---125x125.gif)
