http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kim Dotcom: Saya Bukan Raja Pembajak

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Jumat, 02/03/2012 09:42 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/03/02/398/Kim285.jpg Kim Dotcom (ist)
New York, AS - Pendiri Megaupload Kim Dotcom menampik disebut sebagai raja pembajak. Dalam interview pertamanya sejak ia ditangkap di New Zealand, 20 Januari 2012 lalu, Dotcom menolak julukan tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa usaha mengekstradisi dirinya ke Amerika untuk menghadapi tuntutan pelanggaran hak cipta, berujung pada kebohongan dan kepalsuan.

Dotcom bahkan ikut menyinggung soal perang Irak dimana dikatakan olehnya," Ini seperti senjata pembunuh massal di Irak, Anda tahu itu? Jika Anda mengincar seseorang dan Anda memiliki tujuan politik, Anda akan mengatakan apapun yang diperlukan".

Pria berusia 38 tahun ini juga mengungkapkan rasa ketidakadilan yang dialami. Dotcom berujar bahwa ada ratusan perusahaan yang menawarkan layanan berbagi file di cloud, namun ia merasa, seolah-olah hanya dirinya yang dihakimi sebagai pembajak di planet ini.

Ia juga melakukan pembelaan untuk situsnya dimana pihaknya selalu menghapus konten yang melanggar hak cipta (copyright). Disebutkan oleh Dotcom, pengguna telah diwajibkan untuk menyetujui term of service yang melarang pengunggahan material yang terkait hak cipta.

"Dari mana pembajakan berasal? Pembajakan berasal dari Anda semua," tukasnya. "Saya bukan raja pembajak, saya hanya menawarkan penyimpanan online dan bandwidth pada user. Itu saja," tegas Dotcom seperti dilansir dari theGuardian, Jumat(2/3/2012).

Sekarang, Kim Dotcom tengah menjalani pembebasan sementaranya. Seperti diberitakan sebelumnya, Dotcom dijebloskan ke penjara atas permintaan dari otoritas Amerika Serikat. Dia menghadapi salah satu dakwaan atas pelanggaran hak cipta terbesar di dunia.

(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
32%
Kontra
68%


Must Read close