http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kolom Telematika

WiMAX Indonesia Sekarat!

Penulis: Muhammad Yusuf - detikinet
Senin, 30/04/2012 09:10 WIB
Halaman 1 dari 4
http://us.images.detik.com/content/2012/04/30/398/sitrawimax285.jpg Sitra WiMax (ash/inet)
Jakarta - Layu sebelum berkembang. Mungkin pepatah itulah yang paling cocok untuk kondisi WiMAX Indonesia saat ini. Pada awalnya digadang-gadang, diributkan, begitu lahir malah ditinggalkan. Hingga saat ini kurang jelas ke mana bekas dan arahnya. Para gadget enthusiastic mungkin kecewa karena tidak akan merasakan teknologi 4G yang sebetulnya setara LTE ini.

Teknologi Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) merupakan pengembangan dari teknologi Wi-FI yang sudah biasa kita gunakan sehari-hari, salah satunya sebagai wireless pada komputer atau laptop.

Secara umum dikenal dua jenis WiMAX, yaitu WiMAX untuk jaringan tetap atau disebut Fixed WiMAX (standar IEEE 802.16d), dan WiMAX untuk jaringan bergerak atau sering disebut Mobile WiMAX (standar IEEE 802.16e). Standar IEEE 802.16d terbit pada Januari 2004, sedangkan IEEE 802.16e dipublikasikan tahun 2005.

Fixed WiMAX mampu mendukung kecepatan transfer data sampai 75 Mbps dengan jangkauan sampai 50 km. Sedangkan Mobile WiMAX mampu mencapai kecepatan transfer data hingga 15 Mbps dengan jangkauan 20-50 km.

Dengan kemampuan tersebut, WiMAX disebut sebagai jaringan generasi keempat (4G), meskipun sebetulnya kemampuan ini belum memenuhi standar 4G yang ditetapkan IMT-Advanced. Teknologi WiMAX lebih tepat disebut sebagai jaringan 3.9G.

Implementasi WiMAX terus merambah ke berbagai negara, hingga pada Maret 2011 Forum WiMAX melaporkan telah tergelar 582 jaringan di 150 negara. Maravedis melaporkan jumlah pengguna WiMAX pada akhir 2011 sebanyak 25.16 juta. Sementara ABI Research memprediksi pada akhir 2015 pengguna WiMAX akan mencapai 59 juta.

Kompetisi WiMAX vs LTENext

Halaman 1 2 3 4
(ash/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
33%
Kontra
67%


Must Read close