http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Di Asia, Koneksi Internet Indonesia Paling Lambat

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 01/05/2012 09:20 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/01/398/090014_laptopponsel200.jpg Ilustrasi (ist)
Jakarta - Laporan terbaru dari Akamai, perusahaan jaringan delivery content global, menyebutkan kecepatan rata-rata internet di dunia. Lalu, berapa kecepatan rata-rata internet di Indonesia?

Berdasarkan data di peta interaktif yang dibuat oleh Akamai, kecepatan koneksi internet rata-rata di Tanah Air adalah 772 kbps. Cukup rendah dibandingkan angka rata-rata kecepatan koneksi internet global yang mencapai 2,3 Mbps.

Dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, kecepatan koneksi internet di Indonesia juga tertinggal. Negara tetangga Malaysia kecepatan internet rata-ratanya 1,7 Mbps, Thailand 3 Mbps, Filipina 1 Mbps, Vietnam 1,5 Mbps, Kamboja 1,2 Mbps dan Laos 956 kbps.

Ya, koneksi internet Indonesia termasuk paling lambat di Asia. Mungkin hanya menang dari Timor Leste yang sebesar 260 Kbps dan Papua Nugini 693 Kbps. Pakistan dan India juga lebih baik dari Indonesia, masing-masing 787 Kbps dan 839 Kbps.

Penetrasi internet broadband di Indonesia juga terhitung masih sedikit. Menurut Akamai, baru 5% populasi menikmati kecepatan internet sekitar 2 Mbps. Dan 18% populasi harus puas dengan kecepatan koneksi di kisaran 256 Kbps.

Dibandingkan dengan negara yang masuk sepuluh besar dengan internet tercepat, Indonesia jelas makin tertinggal. Di Korea Selatan, kecepatan rata-rata internetnya adalah 15,9 Mbps. Kemudian di Jepang mencapai kisaran 9 Mbps.
(fyk/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Tifatul Sembiring Sukses Kawal Kominfo?

Tifatul Sembiring resmi mundur dari kursi menteri komunikasi dan Informatika (menkominfo). Nah, setelah lima tahun menjabat, apakah Tifatul terbilang sukses mengemban amanah, mengawal dan memajukan TIK Indonesia?
Pro
47%
Kontra
53%


Must Read close